kotakpublik.id, LEBAK-Intimidasi atau tindakan menakut-nakuti , terutama untuk memaksa orang lain berbuat sesuatu, dengan cara gertakan, ancaman,
penyalahgunaan wewenang, atau kekuasaan secara sistematis. Dengan tujuan supaya orang lain merasa takut karena mendapatkan ancaman ataupun gertakan dari Oknum pelaku.
Suatu Kondisi menakut-nakuti yang nyata akan bahaya mungkin dapat terjadi dimana saja. Keadaan ini sering ditandai dengan kekerasan atas tindakan yang dilakukan dengan serangan-serangan terkoordinasi untuk menciptakan teror tersembunyi .
Menurut Ketua Ormas JBB Iyan Mulyana, diduga pelaku sengaja menghantui supaya takut kepada para pemilik mobil disekitar, .
Baru-baru ini mobil yang terpakir dirusak oleh Orang Tidak dikenal (OTK). Salah satu korbannya adalah saya . Katanya
Dirinya mengaku sangat kaget melihat kaca Mobil Nisan Warna gelap miliknya , pada bagian belakang pecah. Peristiwa itu terjadi pada selasa ,(06-02-2024) di depan Kantor Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.
Begini:
Dugaan Teror Pecahkan Kaca Mobil Milik Iyan Mulyana, Kaca mobil bagian belakang pecah, saat parkir di depan Kantor Kecamatan Wanasalam, Di duga ada salah satu Oknum Masyarakat yang sengaja meneror.
Inpormasi yang dihimpun Media ini dari Iyan selaku pemilik mobil, bahwa mobil iyan di parkir didepan Kantor Kecamatan Wanasalam, namun secara tidak di ketahui mengapa kaca Mobilnya bisa pecah, ada yang aneh,
padahal sebelumnya kaca mobil bagian belakang itu dalam kondisi bagus, utuh dan tidak ada retak-retak.
Saat kejadian itu, memang Korban sedang dirumah, karena emang posisi aga jauh sedikit dari tempat mobil yang parkir , sehingga tidak sempat memantau secara jelas penyebabnya sehingga menyebabkan kaca mobilnya pecah secara tiba-tiba. Diduga ada pihak yang sengaja bertindak teror secara berencana.
Iyan menyampaikan bahwa Prilaku seperti ini sangat disayangkan, dengan memainkan berbagai macam Teror dan Kejadian tersebut sudah di Laporkan kepada Pihak Kepolisian untuk dapat ditindak lanjuti, saya meminta agar Aparat Penegak Hukum (APH) segera menangkap pelaku pemecah kaca Mobil.
Korban berharap, setelah berita ini di UP kontakpiblik.id , Para pihak , terutama APH secepatnya untuk menyidik kasus ini, agar tidak terulang kembali di hari yang akan datang wabil husus di Desa Bejod , Kecamatan, Wanasalam dan sekitar. Jelasnya." (Rudi Bako)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar