kontakpublik.id, PANDEGLANG--General Manager PT Sino Road And Bridge Group, Mr Lie sampaikan pesan kepada media ini, (19-03-2025). Di kantornya, bahwa Pembangunan Jalan Tax On Location (TOL) Serang-Panimbang bukan hanya tentang mempercepat waktu tempuh dan distribusi barang, tapi juga tentang menciptakan peluang ekonomi baru dan meningkatkan efisiensi rantai pasok logistik. Katanya
Hal ini sejalan dengan Astacita yang menargetkan pembangunan dari wilayah untuk pemerataan ekonomi serta meningkatkan kemandirian bangsa melalui infrastruktur yang mendukung konektivitas dan aksesibilitas.
Sepanjang 83,9 km, TOL ini untuk menyediakan akses ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung dan Taman Nasional Ujung Kulon.Terdiri dari tiga seksi :
Seksi I Serang – Rangkasbitung;
Seksi II Rangkasbitung – Bojong;
Seksi III Bojong – Panimbang.
Dengan pekerja menyelesaikan pembangunan tol Serang-Panimbang seksi II di Lebak, Banten, Berdasarkan data Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR menyatakan progres pembangunan konstruksi tol Serang-Panimbang pada seksi II yaitu Rangkasbitung-Cileles sepanjang 24,17 kilometer telah mencapai 77,62 persen dan ditargetkan selesai pada kuartal I-2025.
Sementara untuk seksi 3A Cileles-Bojong sepanjang 17,46 kilometer telah mencapai 89,29 persen dan seksi 3B Bojong-Panimbang sepanjang 15,54 kilometer telah mencapai 30,77 persen yang ditargetkan selesai pada kuartal IV-2025. Ujarnya (Devi/Mimi)